<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pusat Informasi Penyakit Infeksi &#187; Bayi &amp; Anak-anak</title>
	<atom:link href="https://infeksi.com/category/bayi-anak-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infeksi.com</link>
	<description>RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso (RSPI-SS)</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Jun 2012 09:44:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<atom:link rel='hub' href='https://infeksi.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Tidur, Hormon Pertumbuhan Bayi Bekerja Aktif</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2012 08:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/06/13/483/646587/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif</guid>
		<description><![CDATA[ 
Tidur memang merupakan momen penting bagi hormon-hormon yang ada dalam tubuh bayi bekerja secara aktif. Saat bayi tidur, sekira 75 persen hormon pertumbuhan dikeluarkan.
 
"Pada waktu tidur, ada hormon-hormon yang keluar. Ada dua fase, pertama fas...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="news"><strong> </strong>
Tidur memang merupakan momen penting bagi hormon-hormon yang ada dalam tubuh bayi bekerja secara aktif. Saat bayi tidur, sekira 75 persen hormon pertumbuhan dikeluarkan.

"Pada waktu tidur, ada hormon-hormon yang keluar. Ada dua fase, pertama fase <em>Rapid Eye Movement</em> (REM) dan kedua non-REM. Pada kedua fase tersebut, ada banyak manfaatnya. Di saat-saat tersebut banyak hormon yang keluar pada tubuh dan otak bayi," tutur dr. Rosalina Dewi Roeslani, SpA(K) di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa, 12 Juni 2012.

Hormon-hormon tersebut bertugas merangsang pertumbuhan tulang dan jaringan, serta mengatur metabolisme tubuh, termasuk juga otak bayi. Selain itu, hormon pertumbuhan memungkinkan tubuh bayi memperbaiki dan memperbaharui seluruh sel yang ada di tubuh, mulai dari sel kulit, sel darah, sampai sel saraf otak.

“Proses pembaharuan sel ini akan berlangsung lebih cepat lagi ketika bayi terlelap daripada saat bayi bangun," jelasnya.

Selama tidur, aliran darah ke otak juga meningkat selama tahap tidur REM atau tahap tidur aktif. Hal ini berperan penting dalam kesehatan psikis bayi dan aktivitas otak bayi, sehingga memungkinkan optimalnya tumbuh kembang otak bayi.

Semakin muda usia bayi, semakin banyak waktu tidur yang dibutuhkan. “Rata-rata bayi membutuhkan waktu tidur sekira 16 hingga 20 jam dalam satu hari,” tutupnya.
<strong>(tty)</strong></div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bayi Kembar Dempet Terancam Gagal Jantung</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/16/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/16/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 03:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kembar siam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kesehatan.liputan6.com/read/401345/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantungbayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung</guid>
		<description><![CDATA[                Liputan6.com, Denpasar: Tiga orang dokter spesialis dari Rumah Sakit DR Sutomo, Surabaya, Jawa Timur, menangani bayi kembar dempet Amelia dan Emilia di RS Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (14/5), Ketiganya merupakan dokter bedah anak, do...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/16/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="pepe"><strong>Liputan6.com, Denpasar:</strong>Tiga orang dokter spesialis dari Rumah Sakit DR Sutomo, Surabaya, Jawa Timur, menangani bayi kembar dempet Amelia dan Emilia di RS Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (14/5), Ketiganya merupakan dokter bedah anak, dokter jantung anak, dan dokter spesialis anak.
Selama dua jam tim dokter itu bergabung dengan dokter dari Denpasar melakukan USG jantung si bayi kembar. Tim dokter berkeyakinan pemisahan bayi kembar siam ini, tidak akan mudah. Itu lantaran adanya kemungkinan terjadinya gagal jantung baik pada salah satu atau kedua bayi tersebut.
Karena itu, tim dokter meminta persetujuan orangtua bayi untuk melakukan tindakan medik dengan mengorbankan salah satu bayi apabila terjadi gangguan. Hal ini tentu saja jadi pilihan sulit bagi orangtua bayi itu.
Meski demikian, tim dokter tetap berupaya agar kedua bayi dapat selamat sampai proses pemisahan dengan cara mengulur waktu operasi selama mungkin. Ini dimaksudkan guna memberikan kesempatan keduanya untuk tumbuh kembang lebih sehat untuk mencapai berat badan yang cukup.(IAN)

</div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/16/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usai Diimunisasi, Seorang Bayi Meninggal</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/13/usai-diimunisasi-seorang-bayi-meninggal/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/13/usai-diimunisasi-seorang-bayi-meninggal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 21:31:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infeksi.com/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[Wonogiri, CyberNews. Seorang bayi bernama Zuhri Fadhil Akbar (18 hari), dilaporkan tewas setelah mendapatkan imunisasi polio dari petugas Posyandu di desanya. Zuhri, adalah bayi laki-laki anak pertama pasangan suami istri Yatman (25) dan Ny Tri Nurjanah Sajanah (23), warga Desa&#8230;<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/13/usai-diimunisasi-seorang-bayi-meninggal/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Wonogiri, CyberNews. Seorang bayi bernama Zuhri Fadhil Akbar (18 hari), dilaporkan tewas setelah mendapatkan imunisasi polio dari petugas Posyandu di desanya. Zuhri, adalah bayi laki-laki anak pertama pasangan suami istri Yatman (25) dan Ny Tri Nurjanah Sajanah (23), warga Desa Jatisrono RT 3/RW 1 Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri.<br />
Tapi penyebab kematian karena imunisasi, dibantah oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dokter Widodo MKes. Kronologis kejadiannya Rabu pagi (2/11), Zuhri dibawa ke Posyandu untuk imunisasi polio. Setelah mendapatkan tetesan vaksin dari petugas, kemudian dibawa pulang.<br />
Tapi pada pukul 11.30, bayi itu dibawa ke Puskesmas karena sakit sesak napas setelah mengalami tersedak. Namun tiba di Puskesmas, jiwanya tidak tertolong. Kepala DKK Wonogiri, dokter Widodo, Kamis (3/11), menyatakan, sejauh ini tidak ditemukan indikasi kesalahan petugas imunisasi dalam melaksanakan tugasnya.<br />
Kematian Zuhri, dalam bahasa kedokteran disebut sebagai KIPI, yakni Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi. &#8220;Saat dibawa ke Puskesmas, bayi itu sudah meninggal,&#8221; tegas Widodo.<br />
Menurut Widodo, pelayanan imunisasi polio dilakukan dengan cara meneteskan vaksin ke mulut bayi. Dari hasil penyelidikan, setelah diberi vaksin polio, tidak terjadi apa-apa, sampai akhirnya dibawa pulang oleh ibunya. Tapi di rumah, ketika disusui ibunya, bayi itu mengalami tersedak.<br />
Dampak dari tersedak ini, menjadikan bayi mengalami sesak nafas dan sakit. &#8220;Jadi penyebab kematian bayi itu bukan karena imunisasi,&#8221; tegas dokter Widodo.<br />
Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, tambahnya, bayi itu meninggal setelah kejadian tersedak, dengan tanda keluarnya air susu melalui hidung bayi.<br />
( Bambang Purnomo / CN26 / JBSM )</p>
<p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/11/03/100818">http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/11/03/100818</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/13/usai-diimunisasi-seorang-bayi-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Balita Meninggal Sehabis Imunisasi</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/13/dua-balita-meninggal-sehabis-imunisasi/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/13/dua-balita-meninggal-sehabis-imunisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 21:26:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infeksi.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Diduga akibat kesalahan prosedur imunisasi, dua balita di Perum Wisma Asri, Bekasi Utara, Kota Bekasi, meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi sepekan setelah menjalani imunisasi campak dan polio yang digelar di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu korban yang&#8230;<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/13/dua-balita-meninggal-sehabis-imunisasi/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Diduga akibat kesalahan prosedur imunisasi, dua balita di Perum Wisma Asri, Bekasi Utara, Kota Bekasi, meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi sepekan setelah menjalani imunisasi campak dan polio yang digelar di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p>Salah satu korban yang meninggal dunia bernama Hanif M Husnaya (3), putra kedua pasangan Awal Adiguna dan Eva. Juga, Isma Nur Fauziah (3), putri pasangan Tian Setiani dan Nana Setiana. Para orang tua korban sejauh ini belum mendapat kejelasan dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi terkait meninggalnya sang buah hati pasca imunisasi.</p>
<p>Ny Sigit (47), nenek Hanif mengatakan, sebelum meninggal, cucu keduanya itu dibawa ke Posyandu Kebalen, Kabupaten Bekasi, untuk divaksinasi polio dan campak.</p>
<p>&#8220;Awalnya, anak saya—orang tua Hanif—sempat keberatan jika Hanif divaksinasi. Namun, petugas Posyandu memaksa supaya Hanif divaksinasi karena itu program pemerintah,&#8221; tutur Ny Sigit, ketika ditemui, Kamis (3/11).</p>
<p>Sehabis divaksinasi, Hanif pulang dan istirahat. Sorenya, bocah itu terbangun dan muntah-muntah disertai buang air besar yang tiada henti. &#8220;Kami pikir awalnya hanya masuk angin biasa. Namun, keesokan harinya Hanif demam tinggi hingga suhu tubuhnya mencapai 42 derajat Celcius,&#8221; kata Ny Sigit.</p>
<p>Kedua orang tua Hanif panik dan memberikan obat penurun panas yang biasa diminum Hanif jika terserang demam. Mereka pun langsung membawa putranya ke dokter terdekat, sebelum akhirnya dirawat di Rumah Sakit Mekar Sari, Kota Bekasi.</p>
<p>Saat menjalani perawatan, demam Hanif tak kunjung reda dan justru malah mengalami kejang-kejang hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (21/10) dini hari. &#8220;Semuanya berlangsung sangat cepat,&#8221; kata Ny Sigit sedih.</p>
<p>Selang beberapa hari kemudian, kabar serupa datang dari orang tua Isma, yang kediamannya tak jauh dari rumah Ny Sigit. Isma meninggal diduga karena mengalami gejala yang sama. Namun, balita itu menjalani vaksinasi polio dan campak di Posyandu yang berbeda. Anak bungsu dari dua bersaudara itu juga datang menjalani imunisasi dengan kondisi yang sehat.</p>
<p>Sebelum menghembuskan nafasnya, Isma mengalami demam yang membuat sekujur tubuhnya panas. Ketika itu, Tian—ibu Isma—memberikan obat penurun panas dari Posyandu tempat Isma diimunisasi. &#8220;Namun, obat itu tak mempan menurunkan demam. Demamnya malah semakin tinggi,&#8221; tutur Tian kepada wartawan.</p>
<p>Kondisi tubuh Isma pun semakin menurun karena timbul batuk yang tak kunjung henti. Tian pun membawa Isma ke dokter langganan esok harinya. Seketika demam Isma menurun dari 42 ke 38 derajat Celcius. Akan tetapi kondisi itu tak bertahan lama, balita putri itu mendadak kejang. Merasa panik, kedua orang tua Isma membawa ke Rumah Sakit Anna Medika guna dirawat secara intensif.</p>
<p>Penanganan di rumah sakit itu pun lambat. Menurut Tian, putrinya sempat tak diacuhkan di ruang gawat darurat karena harus melewati prosedur pembayaran deposito sekitar Rp 5 juta. Menjelang malam, Isma mengalami kejang yang kedua kalinya. &#8220;Isma dipindahkan ke ruang ICU. Dokter hanya menangani selama 15 menit, setelah itu Isma pun tak tertolong,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Redaktur: Chairul Akhmad<br />
Reporter: Muhammad Ghufron<br />
http://www.republika.co.id/berita/regional/jabodetabek/11/11/03/lu34nd-dua-balita-meninggal-sehabis-imunisasi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/13/dua-balita-meninggal-sehabis-imunisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Atasi Perut Kembung si Kecil</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/12/cara-atasi-perut-kembung-si-kecil/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/12/cara-atasi-perut-kembung-si-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 08:56:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/05/12/483/628452/cara-atasi-perut-kembung-si-kecil</guid>
		<description><![CDATA[BAYI yang baru lahir memiliki kondisi kesehatan yang kurang baik. Bayi kerap mengalami sembelit, perut kembung atau disentri karena sistem pencernaannya masih dalam pertumbuhan.Lantas, bila si kecil mulai mengalami perut kembung, Anda perlu menerapkan ...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/12/cara-atasi-perut-kembung-si-kecil/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="news"><strong>BAYI</strong>yang baru lahir memiliki kondisi kesehatan yang kurang baik. Bayi kerap mengalami sembelit, perut kembung atau disentri karena sistem pencernaannya masih dalam pertumbuhan.Lantas, bila si kecil mulai mengalami perut kembung, Anda perlu menerapkan beberapa langkah sederhana berikut, seperti dilansir <em>BoldSky. </em>

<strong>Tepuk punggung bayi dengan lembut</strong>

Setelah makan, Anda perlu menepuk punggung bayi dengan lembut sambil menggendongnya. Anda bisa melakukan hal ini selama satu sampai dua menit sampai bayi bersendawa. Kembung mulai berkurang ketika bayi bersendawa.

<strong>Gosok perut bayi</strong>

Untuk mengatasi kembung, Anda perlu menggosok perut bayi dengan lembut menggunakan minyak penghangat tubuh. Namun sebelum hal tersebut dilakukan, Anda harus membaringkan bayi terlebih dulu kemudian memijat perutnya dengan memberi sedikit tekanan. Langkah ini dapat mengatasi rasa kembung pada perut anak.

<strong>Beri air hangat</strong>

Bila perut bayi kembung, Anda perlu memberi sedikit air hangat untuk diminum. Anda jangan memberi air yang panas. Selain itu, Anda juga perlu memandikan bayi menggunakan air hangat. Langkah ini mampu memulihkan perut bayi yang kembung.

<strong>Waspada dengan susu formula yang dikonsumsi si kecil</strong>

Anda perlu waspada dengan susu formula yang dikonsumsi si kecil, sebab beberapa susu formula mampu membuat perut bayi kembung. Anda perlu mengamati apakah perut anak kembung setelah minum susu formula? Jika ya, maka Anda harus menghindari si kecil dari susu formula tersebut.

<strong>Membiarkan si kecil berolahraga</strong>

Anda perlu membiarkan bayi berolahraga. Salah satu olahraga yang dapat diterapkan dengan memegang kakinya kemudian menggerakannya secara perlahan. Langkah ini mampu meningkatkan pergerakan usus dan memudahkan bayi untuk membuang gas.

<strong>Membiarkan si kecil aktif bergerak</strong>

Anda dapat mengisi waktu luang dengan mengajak si kecil bermain. Anda perlu melibatkan bayi dalam kegiatan yang menyenangkan guna membantunya mengeluarkan gas yang ada di perut. Gerakan tubuh bayi yang semakin meningkat mampu membantunya mengeluarkan gas melalui sendawa. <strong>(tty)</strong>

</div>
</div>
<center></center>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/12/cara-atasi-perut-kembung-si-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lima Jam Hamil, Ibu Lahirkan Bayi Sehat</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/12/lima-jam-hamil-ibu-lahirkan-bayi-sehat/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/12/lima-jam-hamil-ibu-lahirkan-bayi-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 02:39:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kesehatan.liputan6.com/read/400070/lima-jam-hamil-ibu-lahirkan-bayi-sehatlima-jam-hamil-ibu-lahirkan-bayi-sehat</guid>
		<description><![CDATA[                Liputan6.com, London: Ajaib, setelah lima jam diivonis hamil, seorang wanita asal Tennessee, Amerika Serikat melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan sehat dari rahimnya. Wanita bernama Amanda Prentice itu pun dengan bahagia menyambu...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/12/lima-jam-hamil-ibu-lahirkan-bayi-sehat/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="pepe"><strong>Liputan6.com, London:</strong>Ajaib, setelah lima jam diivonis hamil, seorang wanita asal Tennessee, Amerika Serikat melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan sehat dari rahimnya. Wanita bernama Amanda Prentice itu pun dengan bahagia menyambut kelahiran bayi ajaibnya, meski sama sekali tak menduga buah hatinya lahir dalam waktu secepat itu.
Seperti dilansir <em>Digital Spy</em>, Jumat (11/5), pasangan Amanda dan Billy Prentice sebenarnya telah menungu buah hatinya selama empat tahun. Namun ketika belum lama ini pasangan itu berada di rumah sakit karena Amanda mengalami kejang, alangkah senangnya mereka ketika sang dokter mengatakan penyakitnya disebabkan bayi yang ada di rahim. Namun berita baik sekaligus bahagia itu hanya berlaku selama lima jam, karena tiba-tiba Amanda Prentice melahirkan seorang bayi perempuan.
Beberapa hari sebelum melahirkan, Prentice dilaporkan menderita kejang-kejang dan dilarikan ke Rumah Sakit Vanderbilt. Dia pun tak sadarkan diri selama dua hari. Kemudian ketika sadar, pihak rumah sakit mengatakan kehamilannya merupakan penyebab dirinya mengalami kejang. Padahal ia mengaku tak mengetahui sedang mengandung. Sebab Prentice sama sekali tak mengalami gejala layakya wanita hamil.
"Saya tidak pernah merasakan ada pergerakan bayi. Saya memakai baju yang sama selama dua tahun," ucap Prentice.
Meski sempat berniat mengadopsi seorang bayi karena selama empat tahun belum dikaruniai buah hati, kini pasangan itu telah memiliki bayi perempuan yang diberi nama Allie McKinley Rose. Rose lahir dengan sehat dan memiliki bobot tubuh seberat 2,4 kilogram.(TNT/AIS)

</div>
</div>
<center></center>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/12/lima-jam-hamil-ibu-lahirkan-bayi-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilih-Pilih Jenis Karbohidrat Terbaik untuk Anak</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/09/pilih-pilih-jenis-karbohidrat-terbaik-untuk-anak/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/09/pilih-pilih-jenis-karbohidrat-terbaik-untuk-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 10:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gizi]]></category>
		<category><![CDATA[nutrisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/05/09/486/626745/pilih-pilih-jenis-karbohidrat-terbaik-untuk-anak</guid>
		<description><![CDATA[ 
Dalam masa tumbuh kembang anak, diperlukan berbagai macam nutrisi dengan kadar yang sesuai guna menunjang energi untuk aktivitas fisik dan perkembangan otaknya. Untuk itu, ibu harus memerhatikan pola makan yang seimbang pada anak sehingga asupan nu...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/09/pilih-pilih-jenis-karbohidrat-terbaik-untuk-anak/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="news"><strong> </strong>
Dalam masa tumbuh kembang anak, diperlukan berbagai macam nutrisi dengan kadar yang sesuai guna menunjang energi untuk aktivitas fisik dan perkembangan otaknya. Untuk itu, ibu harus memerhatikan pola makan yang seimbang pada anak sehingga asupan nutrisinya menjadi tepat dan presisi.

"Salah satu unsur nutrisi yang paling dibutuhkan anak dalam usia tumbuh kembang ialah karbohidrat," tutur Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS, ahli teknologi pangan dan gizi dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB dalam media edukasi Sari Husada "Ayo Melek Gizi" di Restoran Kembang Goela, Plaza Sentral Sudirman, Jakarta, Rabu (9/5/2012).

Karbohidrat sendiri ada jenis berdasarkan kompleksitasnya. Ada karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Karbohidrat sederhana sangat cepat diubah menjadi energi, misalnya berbagai jenis gula. Sedangkan karbohidrat kompleks lambat diubah menjadi energi, contohnya makanan pati dan serat, seperti buah-buahan, biji-bijian, umbi-umbian, dan sagu.

Orang dewasa, terlebih yang mengalami obesitas atau sedang berdiet, sebaiknya memilih makanan yang tergolong karbohidrat kompleks karena membuat rasa kenyang lebih lama. Tetapi untuk anak-anak dalam usia pertumbuhan, yakni nol hingga lima tahun, membutuhkan asupan karbohidrat sederhana agar cepat menjadi energi yang dibutuhkan untuk tahapan pertumbuhan fisik dan perkembangan otaknya.

"Di dalam sistem pencernaan, karbohidrat juga berfungsi untuk memastikan protein dapat berperan sebagai zat pembangun dan memastikan optimalisasi fungsi otak anak. Pertumbuhan otak berbeda pada setiap anak, tergantung nutrisi yang dikonsumsi, faktor genetic, dan stimulasi yang diberikan, terutama pada masa emas, yaitu nol hingga tiga tahun," papar Made.

Sumber karbohidrat terbaik untuk bayi pun berbeda-beda berdasarkan usia. Bayi berusia 0 hingga 12 bulan, sumber karbohidrat terbaiknya ialah laktosa pada air susu ibu (ASI).

Pada anak usia satu hingga dua tahun, sumber karbohidrat terbaiknya pada laktosa dalam susu formula pertumbuhan , gula (glukosa) yang ditambahkan ke makanan, dan pati yang tergelatinisasi pada bubur instan dan biskuit,

Pada anak usia tiga hingga lima tahun, sumber karbohidrat terbaik terdapat pada susu formula pertumbuhan,  gula (glukosa) yang ditambahkan ke makanan, dan karbohidrat kompleks dari nasi, mi, ubi, jagung, pisang, singkong, dan lainnya.
Pasalnya, setiap makanan yang diasup dalam tubuh akan dicerna dan berubah menjadi glukosa. Tetapi glukosa dari makanan karbohidrat yang dikonsumsi anak pada masa pertumbuhan merupakan "makanan" yang dibutuhkan untuk otak anak agar dapat berkembang optimal.

"Dalam bekerja, otak hanya dapat mempergunakan glukosa sebagai sumber energi, sementara cadangan energinya sangat sedikit. Karena itu, ketersediaan glukosa dari berbagam sumber secara konstan harus tetap dijaga agar otak bekerja dengan baik," imbuh Made.

Kendati demikian, yang dibutuhkan otak anak tidak hanya glukosa. Selain glukosa sebagai sumber energi bagi otak, diperlukan pula asam lemak esensial seperti DHA dan AA, serta kolin dan zinc yang dipadukan dalam jumlah yang presisi akan memiliki peranan yang sama penting dalam memaksimalkan perkembangan fungsi otak.
<strong>(tty)
</strong></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/09/pilih-pilih-jenis-karbohidrat-terbaik-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Harus ke Dokter Saat Bayi Tumbuh Gigi?</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/07/kapan-harus-ke-dokter-saat-bayi-tumbuh-gigi/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/07/kapan-harus-ke-dokter-saat-bayi-tumbuh-gigi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 22:08:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/05/06/483/624737/kapan-harus-ke-dokter-saat-bayi-tumbuh-gigi</guid>
		<description><![CDATA[ 
Dalam buku berjudul "Panduan Kesehatan Keluarga", Dr. Mirriam Stoppard mengatakan bahwa tumbuh gigi dan gejala penyertanya tidak pernah serius.
Jika gejala yang dialami anak cenderung masih dalam daftar gejala normal, maka Anda tidak perlu berkonsu...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/07/kapan-harus-ke-dokter-saat-bayi-tumbuh-gigi/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="news">
Dalam buku berjudul "Panduan Kesehatan Keluarga", Dr. Mirriam Stoppard mengatakan bahwa tumbuh gigi dan gejala penyertanya tidak pernah serius.
Jika gejala yang dialami anak cenderung masih dalam daftar gejala normal, maka Anda tidak perlu berkonsultasi ke dokter, kecuali jika gejala anak Anda bukan karena tumbuh gigi.

"Dokter akan memberikan saran mengenai cara menangani gejala tumbuh gigi dan mungkin meresepkan analgesik ringan untuk meredakan rasa nyeri," katanya.

Menurutnya, gejala tumbuh gigi yang perlu diketahui tidak mencakup bronkitis, ruam popok, muntah, diare, atau kehilangan nafsu makan.

"Jika bayi Anda mengalaminya, bisa jadi itu gejala penyakit lain, bukan tumbuh gigi," jelas Stoppard.

Berikut gejala-gejala umum yang dialami ketika buah hati mulai tumbuh gigi:
- air liur yang meningkat dan menetes.
- Ingin menggigit benda keras.
- Mudah terusik dan semakin manja.
- Susah tidur.
- Daerah merah yang bengkak di tempat gigi mulai timbul.
<strong>(tty)
</strong></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/07/kapan-harus-ke-dokter-saat-bayi-tumbuh-gigi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyusui Bayi Kembar? Gak Masalah!</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/07/menyusui-bayi-kembar-gak-masalah/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/07/menyusui-bayi-kembar-gak-masalah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 17:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[asi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/05/06/483/624733/menyusui-bayi-kembar-gak-masalah</guid>
		<description><![CDATA[ 
Proses menyusui adalah sesuatu yang harus dipelajari dan membutuhkan latihan terus-menerus. Apalagi menyusui anak kembar, butuh ekstra kesabaran. Pasalnya, merawat bayi kembar lebih besar tantangannya dibanding hanya merawat satu bayi. Tak heran sa...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/07/menyusui-bayi-kembar-gak-masalah/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="news">
Proses menyusui adalah sesuatu yang harus dipelajari dan membutuhkan latihan terus-menerus. Apalagi menyusui anak kembar, butuh ekstra kesabaran. Pasalnya, merawat bayi kembar lebih besar tantangannya dibanding hanya merawat satu bayi. Tak heran saat ini di luar negeri terjadi penurunan tren para wanita menyusui bayi kembarnya hingga 20 persen pada usia bayi empat hingga enam bulan. Hal yang sering dikhawatirkan adalah bagaimana cara tepat menyusui bayi kembar dan apakah ASI-nya cukup untuk kedua bayinya.
<strong> </strong>
<strong>Yakin <strong>ASI Cukup</strong></strong><em>Moms </em>tak perlu khawatir si kembar tidak mendapatkan ASI yang cukup. Pada dasarnya, tubuh akan belajar untuk menyediakan susu sesuai permintaan bayi.<strong> </strong>Jadi memiliki bayi kembar atau tidak, produksi ASI akan mengikuti kebutuhan.

Menurut dr. Nanis Sacharina, SpA, IBCLC, produksi ASI sangat dipengaruhi oleh <em>mindset </em>(cara berpikir) seorang ibu. Agar pengeluaran ASI lebih lancar, ibu harus dalam keadaan rileks dan berpikir positif.

“Siapkan diri jauh-jauh hari sebelumnya. Sejak hamil, sudah ditanamkan dalam pikiran bahwa ‘Saya mampu menyusui bayi kembar’ atau yakinkan kalau ‘ASI saya cukup untuk bayi kembar saya’. Maka sinyal di otak akan mengirimkan perintah untuk memproduksi ASI sesuai kebutuhan,” kata Nanis.

<strong>Perlunya Konsultasi</strong>
<strong> </strong>
Selain cara berpikir, disarankan saat hamil mulailah berkonsultasi kepada konselor laktasi yang terdekat, dua kali ketika hamil, satu kali saat persalinan, yaitu IMD (Inisiasi Menyusu Dini) dan empat kali setelah melahirkan. Tujuannya agar calon ibu lebih percaya diri sehingga meningkatkan angka keberhasilan menyusui.

Jangan ragu-ragu meminta bantuan konselor laktasi misalnya bagaimana posisi menyusui yang benar dan perlekatan yang tepat untuk bayi kembar, pijat (<em>massage</em>) payudara, cara memerah ASI yang benar, dan sebagainya.

Sebagai penunjang produksi ASI, <em>Moms </em>harus tetap mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang, termasuk buah-buahan dan sayuran serta minum yang cukup, ditambah istirahat cukup. Untuk menyusui bayi kembar diperlukan asupan kalori tambahan 500 kalori/hari untuk tiap bayi yang disusui, dan cairan yang lebih banyak dibandingkan ibu yang menyusui satu bayi.

<strong>Dukungan Orang Sekitar</strong>

Hal lain yang tak kalah penting adalah dukungan keluarga (suami, orangtua, mertua, dan saudara dekat) akan meningkatkan rasa percaya diri kalau Anda mampu memberikan ASI yang cukup untuk si kembar.

<em>Moms</em> akan sangat lelah pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan si kembar. Tak ada salahnya melibatkan orang-orang terdekat untuk membantu, misalnya menggendong bayi yang satu ketika bayi yang lainnya sedang menyusu. Atau setiap kali si kecil terbangun di malam hari, bisa meminta tolong suami atau anggota keluarga lainnya untuk memberikan ASI yang disimpan di lemari pendingin kepada si kecil. Dengan mendapat dukungan dari sekeliling seperti ini, ibu akan punya waktu untuk rileks, dan berisitirahat di antara waktu menyusui. Istirahat, rileks, jauh dari stres sangat diperlukan <em>Moms</em> yang menyusui bayi kembar, agar produksi ASI tetap terjamin.

<strong>Tetap IMD</strong>

Bagi calon ibu bayi kembar harus siap dengan konsekuensi yaitu melahirkan melalui proses sesar, bayi kecil (berat lahir rendah), lahir prematur, refleks isap lebih lemah, lebih mudah mengalami <em>hipoglikemia</em> (kadar gula darah rendah), dan lainnya.

Meskipun bayi kembar dan lahir melalui operasi sesar, sebaiknya tetap dilakukan IMD. Begitu bayi pertama lahir, dibersihkan, lalu lekatkan <em>skin to skin</em> ke ibunya setinggi puting payudara ibu.
Kemudian ketika bayi kedua akan lahir, bayi pertama digendong di dada ayahnya. Setelah bayi kedua dibersihkan dan dinilai keadaannya baik, kedua bayi diletakkan di dada ibunya kembali. Jangan lupa keadaan kedua bayi harus hangat.

<strong>Waktu Menyusui</strong>

Lama menyusui satu bayi berkisar 20–30 menit, bila diputuskan untuk menyusui bergantian, bayi dapat disusui lalu bergantian dengan jeda berkisar 15-30 menit. Proses menyusui minimal tiga jam sekali atau berkisar delapan kali dalam 24 jam ( satu hari).

“Kalau bayinya tidur agak lama, sebaiknya dibangunkan untuk menyusu minimal setiap tiga jam sekali,” saran dokter ramah ini.

Agar ASI keluar lebih lancar, sejak dari awal atau hari pertama melahirkan, perah ASI dengan menggunakan pompa khusus atau manual. Ingat, semakin sering diperah, maka produksi ASI makin bertambah banyak. Selain itu dapat disimpan di lemari pendingin sebagai cadangan ASI yang dapat dipakai jika sewaktu-waktu diperlukan. Memerah ASI sebaiknya dimulai sedini mungkin, yaitu pada hari-hari pertama setelah kelahiran si kembar.
<em> </em>
<em>Moms</em> dianjurkan menyusui si kembar secara berbarengan. Tapi jika ingin bergantian boleh saja asalkan kedua bayi mendapat asupan ASI yang cukup. Gilirkan si kecil, jangan membiarkan mereka untuk menyusu dari payudara sisi yang itu-itu terus. Hal ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan pemberian ASI sekaligus menyeimbangkan produksi ASI kedua payudara.
<strong>(tty)</strong>

</div>
</div>
<center></center>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/07/menyusui-bayi-kembar-gak-masalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bayi Kembar Siam Buleleng Masih Dirawat Intensif</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/05/bayi-kembar-siam-buleleng-masih-dirawat-intensif/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/05/bayi-kembar-siam-buleleng-masih-dirawat-intensif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 09:13:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kembar siam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kesehatan.liputan6.com/read/397218/bayi-kembar-siam-buleleng-masih-dirawat-intensifbayi-kembar-siam-buleleng-masih-dirawat-intensif</guid>
		<description><![CDATA[                Liputan6.com, Denpasar: Bayi kembar siam dempet dada asal Buleleng, Bali, kini diberi nama oleh orangtua bayi. Kedua bayi kembar siam itu bernama Emilia dan Amilia, sama seperti nama bidan yang menolong mereka saat proses kelahiran.&#1...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/05/bayi-kembar-siam-buleleng-masih-dirawat-intensif/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="pepe"><strong>Liputan6.com, Denpasar</strong>: Bayi kembar siam dempet dada asal Buleleng, Bali, kini diberi nama oleh orangtua bayi. Kedua bayi kembar siam itu bernama Emilia dan Amilia, sama seperti nama bidan yang menolong mereka saat proses kelahiran.
Ketut Suardana, orangtua bayi, merasa tertolong oleh bidan Emilia yang menangani poses kelahiran. Saat kelahiran bayi kembar siam, bidan Emilia membebaskan biaya proses persalinan.
Kondisi ekonomi orangtua kedua bayi yang masih kekurangan merasa terbantu dengan kebijakan sang bidan. Emilia kemudian menjadi nama bayi putri yang mengalami pembesaran di bagian kepala. Sedangkan Amilia menjadi nama bayi yang kepalanya normal.
Saat ini kedua bayi masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Bali dalam rangka pemulihan kondisi kesehatan. Tindakan operasi pemisahan belum dipastikan kapan waktunya.(ULF)

</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/05/bayi-kembar-siam-buleleng-masih-dirawat-intensif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
