<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pusat Informasi Penyakit Infeksi &#187; Berita</title>
	<atom:link href="https://infeksi.com/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infeksi.com</link>
	<description>RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso (RSPI-SS)</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Jun 2012 09:44:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<atom:link rel='hub' href='https://infeksi.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Diet Rendah Karbohidrat Tak Baik bagi Jantung</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/13/diet-rendah-karbohidrat-tak-baik-bagi-jantung/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/13/diet-rendah-karbohidrat-tak-baik-bagi-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2012 09:24:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[karbohidrat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kesehatan.liputan6.com/read/411520/diet-rendah-karbohidrat-tak-baik-bagi-jantungdiet-rendah-karbohidrat-tak-baik-bagi-jantung</guid>
		<description><![CDATA[                Liputan6.com, Stockholm: Makanan mengandung karbohidrat paling dijauhi oleh orang tengah berdiet. Soalnya, karbohidrat justru akan merusak diet mereka.&#13;
Namun, diet rendah kalori justru tidak baik bagi kesehatan jantung. Berdasarka...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/13/diet-rendah-karbohidrat-tak-baik-bagi-jantung/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="pepe"><strong>Liputan6.com, Stockholm</strong>: Makanan mengandung karbohidrat paling dijauhi oleh orang tengah berdiet. Soalnya, karbohidrat justru akan merusak diet mereka.
Namun, diet rendah kalori justru tidak baik bagi kesehatan jantung. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Swedia selama 25 tahun, diet rendah kalori dikaitkan dengan meningkatnya kadar kolesterol tinggi.
Sebuah program diet yang dimulai sejak 1985 menyarankan orang yang diet untuk menghindari makanan berkarbohidrat. Sebaliknya, diet ini justru menganjurkan konsumsi daging dan lemak dalam jumlah banyak, meski berisiko kadar kolesterol akan meningkat.
Diet berkarbohdirat rendah dan mengonsumsi lemak tinggi memang dapat membantu menurunkan berat badan secara cepat. Namun, diet cara ini justru menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius; kolestrol tinggi dan risiko kardiovaskular.
Ingegerd Johansson, profesor dari Universitas Gothenburg, Swedia, yang memimpin penelitian, mengatakan, "hubungan antara gizi dan kesehatan kompleks ini melibatkan komponen makanan tertentu. Interaksi antara komponen-komponen makanan, serta interaksi dengan faktor genetik dan kebutuhan individu".(Telegraph/ULF)

</div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/13/diet-rendah-karbohidrat-tak-baik-bagi-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengenali Obat Palsu</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/13/cara-mengenali-obat-palsu/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/13/cara-mengenali-obat-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2012 08:51:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590272/s/204caa79/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A60C130C1546250C1940A5150C7630Ccara0Emengenali0Eobat0Epalsu/story01.htm</guid>
		<description><![CDATA[
		
		
		Rabu, 13/06/2012 15:51 WIB 				AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
		
        

		Jakarta, Obat palsu kadang sulit dideteksi karena memang susah dibedakan dari versi aslinya, apalagi hanya dengan kasat mata. Sebagai antisipasi agar tidak terti...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/13/cara-mengenali-obat-palsu/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="isiberita">

<span class="date">Rabu, 13/06/2012 15:51 WIB </span>

<span class="reporter"><strong>AN Uyung Pramudiarja</strong> - detikHealth</span>

<strong>Jakarta,</strong>Obat palsu kadang sulit dideteksi karena memang susah dibedakan dari versi aslinya, apalagi hanya dengan kasat mata. Sebagai antisipasi agar tidak tertipu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan tips mengenali obat palsu.

Meski tidak selalu berhasil, obat palsu bisa dikenali dari beberapa ciri fisik yang berbeda dari obat aslinya. Direktur Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga, Drs Roland Hutapea, MSc, Apt mengatakan, ciri-ciri yang dimaksud antara lain sebagai berikut.

<strong>1. Tablet mudah hancur</strong>
Untuk mendapatkan untung yang lebih besar, para pembuat obat palsu biasanya akan mengorbankan kualitas. Tablet yang rapuh dan mudah hancur merupakan ciri-ciri obat yang kualitasnya di bawah standar, yang artinya obat tersebut kemungkinan besar palsu.

<strong>2. Kemasan berbeda</strong>
Perbedaan sekecil apapun yang terdapat pada kemasan obat patut dicurigai sebagai ciri-ciri obat palsu. Selain warna yang terlalu gelap atau terlalu terang, kadang-kadang bentuk tulisan serta ukurannya bisa berbeda dari yang asli.

<strong>3. Penandaan mencurigakan</strong>
Kejanggalan lain yang sering ditemukan pada kemasan obat palsu adalah penandaan yang mencurigakan, misalnya nomor registrasinya salah atau tidak ada tanggal kedaluarsanya. Kadang-kadang, tanggal kedaluarsa atau <em>expiry date</em> (ED) pada obat palsu tidak tercetak melainkan hanya ditempel.

Namun ditegaskan oleh Roland, ciri-ciri yang disebutkannya tidak bersifat mutlak. Para pemalsu obat selalu berusaha agar obatnya tampil semirip mungkin dengan aslinya, bahkan stiker hologram yang dulu sulit ditiru kini sudah bisa dipalsukan dengan sangat mirip.

"Satu-satunya cara untuk memastikan memang harus melalui uji laboratorium. Hasil pengujian lalu dicocokkan dengan produsen aslinya, apakah benar obat tersebut dibuat oleh pabrik yang bersangkutan," kata Roland dalam <em>talkshow</em> tentang obat palsu di Kantor BPOM, Rabu (13/6/2012).

Roland juga memberikan tips untuk menghindari obat palsu, antara lain dengan memberi obat hanya di Apotek atau toko obat yang terdaftar. Khusus obat goongan G (<em>gevaarlijk</em>) atau obat keras yang asli harus dan hanya bisa dibeli dengan resep dokter di Apotek, bukan di toko obat.
(<strong>up/ir</strong>)

<!-- 20120613162340 --><!-- baca ini juga-->

&nbsp;

</div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/13/cara-mengenali-obat-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidur, Hormon Pertumbuhan Bayi Bekerja Aktif</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2012 08:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/06/13/483/646587/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif</guid>
		<description><![CDATA[ 
Tidur memang merupakan momen penting bagi hormon-hormon yang ada dalam tubuh bayi bekerja secara aktif. Saat bayi tidur, sekira 75 persen hormon pertumbuhan dikeluarkan.
 
"Pada waktu tidur, ada hormon-hormon yang keluar. Ada dua fase, pertama fas...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="news"><strong> </strong>
Tidur memang merupakan momen penting bagi hormon-hormon yang ada dalam tubuh bayi bekerja secara aktif. Saat bayi tidur, sekira 75 persen hormon pertumbuhan dikeluarkan.

"Pada waktu tidur, ada hormon-hormon yang keluar. Ada dua fase, pertama fase <em>Rapid Eye Movement</em> (REM) dan kedua non-REM. Pada kedua fase tersebut, ada banyak manfaatnya. Di saat-saat tersebut banyak hormon yang keluar pada tubuh dan otak bayi," tutur dr. Rosalina Dewi Roeslani, SpA(K) di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa, 12 Juni 2012.

Hormon-hormon tersebut bertugas merangsang pertumbuhan tulang dan jaringan, serta mengatur metabolisme tubuh, termasuk juga otak bayi. Selain itu, hormon pertumbuhan memungkinkan tubuh bayi memperbaiki dan memperbaharui seluruh sel yang ada di tubuh, mulai dari sel kulit, sel darah, sampai sel saraf otak.

“Proses pembaharuan sel ini akan berlangsung lebih cepat lagi ketika bayi terlelap daripada saat bayi bangun," jelasnya.

Selama tidur, aliran darah ke otak juga meningkat selama tahap tidur REM atau tahap tidur aktif. Hal ini berperan penting dalam kesehatan psikis bayi dan aktivitas otak bayi, sehingga memungkinkan optimalnya tumbuh kembang otak bayi.

Semakin muda usia bayi, semakin banyak waktu tidur yang dibutuhkan. “Rata-rata bayi membutuhkan waktu tidur sekira 16 hingga 20 jam dalam satu hari,” tutupnya.
<strong>(tty)</strong></div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/13/tidur-hormon-pertumbuhan-bayi-bekerja-aktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menkes Baru, dr. Nafsiah Mboi Sp.A, MPH</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/13/menkes-baru-dr-nafsiah-mboi-sp-a-mph/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/13/menkes-baru-dr-nafsiah-mboi-sp-a-mph/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2012 07:26:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sehatnews.com/2012/06/13/menkes-baru-dr-nafsiah-mboi-sp-a-mph/</guid>
		<description><![CDATA[&#13;
										&#13;
					Hari ini Rabu, 13 Juni 2012 pukul 11.15 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH sebagai Menteri Kesehatan 2012 – 2014 menggantikan Almarhumah dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH.
Dr. ...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/13/menkes-baru-dr-nafsiah-mboi-sp-a-mph/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="post-entry">
Hari ini Rabu, 13 Juni 2012 pukul 11.15 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH sebagai Menteri Kesehatan 2012 – 2014 menggantikan Almarhumah dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH.

Dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH adalah dokter spesialis anak yang juga ahli Kesehatan Masyarakat yang telah mengenyam pendidikan di Indonesia, Eropa dan Amerika. Beliau memiliki pengalaman karir panjang sebagai Pegawai Negeri di Departemen Kesehatan (1964-1998), sebagai anggota DPR (1992-1997), dan Pegawai Perserikatan Bangsa-bangsa (1999-2002) tepatnya sewaktu menjabat sebagai Direktur Department of Gender and Women’s Health pada World Health Organization Pusat di Geneva, Swiss.

Dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH lahir di Sengkang, Sulawesi Selatan, 14 Juli 1940 adalah lulusan Spesialisasi Dokter Anak  Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, tahun 1971. Gelar Master of Public Health diperoleh di Prince Leopold Institute of Tropical Medicine, Antwerp, Belgium, tahun1990.

Beberapa penghargaan yang pernah diperolehnya diantaranya Ramon  Magsaysay  Foundation  Award  for Government Service dari Ramon Magsaysay Foundation, Manila, Philippines (1986), Satya Lencana Bhakti Sosial diterima dari Presiden Republik Indonesia (1989), Fellow of the Australia-Indonesia Institute (1993), Penghargaan dari Asia HRD Congress (2008) dan Penghargaan Soetomo Tjokronogoro yang diberikan oleh PB-IDI (2009)

Dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH menikah dengan Brigjen purn Dr. Ben Mboi MPH, mantan Gubernur NTT dan dikaruniai 3 orang putra dan 5 cucu. Dr. Nafsiah memulai karirnya di Departemen Kesehatan sejak tahun 1964.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya selama menjadi karyawan Departemen Kesehatan adalah sebagai Kepala Rumah Sakit Umum, Ende, Flores (1964 – 1968), Kepala Seksi Perijinan pada Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Prop. NTT, Kupang (1979 – 1980), Kepala Bidang Bimbingan dan Pengendalian  Pelayanan Kesehatan Masyarakat (BPPKM) pada Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Prop. NTT, Kupang (1980 – 1985).

Selain jabatan karir, Dr. Nafsiah pernah menjadi Anggota DPR/ MPR RI (1992 – 1997), Ketua Komite PBB untuk Hak-hak Anak (1997 – 1999), Direktur Department of Gender and Women’s Health, WHO, Geneva Switzerland (1999 -  2002) dan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (2006 – sekarang).

Lebih dari 70 karya dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris telah dipublikasikan, 20 diantaranya adalah makalah dan artikel.

Dr. Nafsiah dikenal sebagai sukarelawan dan pekerja masyarakat sejak masih berstatus sebagai pelajar. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai aktivis bidang keluarga berencana dan selanjutnya mendedikasikan diri untuk upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia. Komitmennya untuk anti diskriminasi dan kesetaraan dalam masyarakat mengarahkan dr. Nafsiah menjadi aktivis untuk hak-hak azasi manusia, dan menjadi salah satu pendiri Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia, anggota Komnas HAM, dan Wakil Ketua Komnas Perempuan.

Beliau telah terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menitik beratkan pada pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, dan hak-hak anak, semua area tersebut dimulai saat memimpin PKK, BK3S, dan organisasi lain, selama 10 tahun bekerja di Nusa Tenggara Timur (1978-1988) saat suaminya menjabat sebagai Gubernur.

</div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/13/menkes-baru-dr-nafsiah-mboi-sp-a-mph/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Krim Bermerkuri Picu Iritasi Hebat</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/01/krim-bermerkuri-picu-iritasi-hebat/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/01/krim-bermerkuri-picu-iritasi-hebat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jun 2012 05:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[kosmetik]]></category>
		<category><![CDATA[logam berat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/06/01/482/639606/krim-bermerkuri-picu-iritasi-hebat</guid>
		<description><![CDATA[ 
Penggunaan produk perawatan wajah yang mengandung merkuri dapat dicurigai dari dampak setelah pemakaian. Salah satunya bagi pemilik kulit tipe berminyak akan memicu iritasi hebat, seperti timbulnya jerawat yang tidak biasa dan wajah akan lebih berm...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/01/krim-bermerkuri-picu-iritasi-hebat/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="news">
Penggunaan produk perawatan wajah yang mengandung merkuri dapat dicurigai dari dampak setelah pemakaian. Salah satunya bagi pemilik kulit tipe berminyak akan memicu iritasi hebat, seperti timbulnya jerawat yang tidak biasa dan wajah akan lebih berminyak dari sebelumnya.

"Iritasinya beda dengan iritasi yang hanya dikarenakan tidak cocok saja. Kulit yang tipe berminyak, misalnya, jerawat akan banyak muncul dan wajah akan lebih berminyak dari sebelumnya. Iritasi hebat lah bisa disebutnya. Ada juga yang memerah mukanya, perih, dan gatal-gatal," ujar Dr. Nenden LS Prabu, SpKK, saat dihubungi <strong>Okezone,</strong> Jumat (1/6/2012).

Produk bermerkuri dapat dikenali dengan cara memerhatikan bentuk dari krim atau produk yang akan digunakan. Nenden menjelaskan, ciri-ciri produk bermerkuri berwarna putih seperti mutiara dan mengkilap.

Untuk dapat lebih memastikan sebuah produk bermerkuri atau tidak, bisa juga dites dengan menggosokan krim tersebut ke sebuah perhiasan emas. Jika warnanya berubah, patut dicurigai produk tersebut berbahaya karena bermerkuri.

"Tapi tenang saja, warna emasnya berubah hanya sementara saja. Akan berubah ke warna semula. Kalau dites ke yang lain, saya belum pernah coba," tutupnya.
<strong>(tty)</strong></div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/01/krim-bermerkuri-picu-iritasi-hebat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terlalu Banyak Makan Berlemak Sebabkan Bintitan</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/01/terlalu-banyak-makan-berlemak-sebabkan-bintitan/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/01/terlalu-banyak-makan-berlemak-sebabkan-bintitan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jun 2012 03:24:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/06/01/482/639485/terlalu-banyak-makan-berlemak-sebabkan-bintitan</guid>
		<description><![CDATA[ 
Bintitan atau hordeolum merupakan pembengkakan berisi nanah di tepi kelopak mata. Bintitan disebabkan oleh infeksi salah satu folikel rambut yang merupakan tempat asal bulu mata tumbuh. Penyakit ini hampir selalu terjadi di kelopak mata bawah.
 
B...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/01/terlalu-banyak-makan-berlemak-sebabkan-bintitan/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="news">
Bintitan atau <em>hordeolum</em> merupakan pembengkakan berisi nanah di tepi kelopak mata. Bintitan disebabkan oleh infeksi salah satu folikel rambut yang merupakan tempat asal bulu mata tumbuh. Penyakit ini hampir selalu terjadi di kelopak mata bawah.

Bintitan biasanya matang dan meletus dalam empat atau lima hari. Menggosok dan menarik-narik bulu mata dapat mendorong bintitan, yang mungkin juga terkait dengan peradangan menyeluruh kelopak mata, yang dikenal sebagai <em>blefaritis</em>.

"Bintitan tidak terlalu menginfeksi, namun bisa menyebar dari satu mata ke mata lain. Bintitan biasanya tidak berbahaya dan bisa ditangani di rumah," tutur Dr. Mirriam Stoppard dalam bukunya <em>Panduan Kesehatan Keluarga</em>.

Seperti jerawat, bintitan pun disebabkan oleh debu yang menempel. Bedanya, jika jerawat terjadi di kulit, bintitan di sekitar kelopak mata.

Bulu mata dapat dibersihkan dengan menggunakan air bersih atau sabun, juga sampo bayi jika sekitar kulit kelopak mata terasa gatal. Tujuannya, agar bulu mata kembali bersih.

Selain itu bintitan juga disebabkan metabolisme lemak. Tak heran jika seseorang terkena beberapa kali bintitan, perlu ditanyakan apakah dia terlalu sering minum susu atau makan telur. Sebab, terlalu banyak makanan tersebut menyebabkan metabolisme lemaknya menjadi tidak benar.

"Dalam satu kelopak mata terdapat sekitar 20 hingga 30 kelenjar lemak, sehingga seseorang bisa terkena bintitan secara berulang-ulang pada kelenjar-kelenjar yang berbeda," tutup Stoppard.
<strong>(tty)</strong></div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/01/terlalu-banyak-makan-berlemak-sebabkan-bintitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hah, Hipertensi Picu Impotensi</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/06/01/hah-hipertensi-picu-impotensi/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/06/01/hah-hipertensi-picu-impotensi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jun 2012 02:25:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[impotensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/06/01/482/639456/hah-hipertensi-picu-impotensi</guid>
		<description><![CDATA[ 
Fakta ini dikemukakan oleh pakar kardiologi dari Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr SpJP (K) Santoso Karo MPH FIHA FAsSC. Dalam pemaparannya, Santoso menjelaskan bahwa hipertensi bisa jadi musuh besar kaum pria. Pasalnya, penyakit ini dapat me...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/06/01/hah-hipertensi-picu-impotensi/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="news">
Fakta ini dikemukakan oleh pakar kardiologi dari Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr SpJP (K) Santoso Karo MPH FIHA FAsSC. Dalam pemaparannya, Santoso menjelaskan bahwa hipertensi bisa jadi musuh besar kaum pria. Pasalnya, penyakit ini dapat memicu terjadinya disfungsi ereksi. <em>Nah</em>, disfungsi ereksi ini sendiri cukup banyak dikeluhkan pria. Bahkan, di Indonesia tak kurang dari 60% impotensi ini disebabkan oleh hipertensi.Apa hubungan hipertensi dengan impotensi? Dijelaskan Santoso, hipertensi kronis dapat menyebabkan disfungsi endotel akibat tekanan darah yang terlalu tinggi. “Ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah, termasuk pembuluh darah yang mengalirkan darah ke penis juga ikut menyempit,” kata Santoso dalam acara Waspada dan Tetap Sehat dengan <em>Hipertensi</em> di Jakarta beberapa pekan lalu.

Ketidakseimbangan antara faktor relaksasi dan kontraksi pun turut terjadi seiring dengan menyempitnya pembuluh darah sehingga menyebabkan disfungsi ereksi atau penyakit impotensi. Namun, hipertensi bukan hanya penyebab utama, penyakit seperti jantung kardiovaskuler, kencing manis, serta faktor usia juga bisa menjadi pemicu impotensi. Meski demikian, Santoso tak menampik semua penyakit tersebut lebih rentan dialami perokok pasif.

Dalam kesempatan tersebut, sekaligus terungkap fakta yang mematahkan mitos yang berkembang di masyarakat. Di mana penyakit darah tinggi ini dikaitkan dengan sifat temperamental pada seseorang.

“Hipertensi sebenarnya tidak ada kaitannya dengan sifat dan sikap seseorang juga usia. Penyakit ini menyasar segala usia dan lapisan masyarakat,” tutur Prof Dr dr Suhardjono SpPD KGH KGer.

Di Indonesia jumlah penderita hipertensi yang berusia 18 tahun ke atas sebanyak 31,7%. Hal ini sedikit berbeda dengan di Amerika. Di mana 2 juta anak dan remaja di sana mengidap hipertensi. Penyebab utamanya, pola makan dan gaya hidup. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti yang menunjukkan jumlah penderita hipertensi yang berusia 18 tahun ke bawah. Namun menurut Suhardjono, hipertensi yang menyerang anak-anak lebih banyak terjadi karena faktor bawaan.

Sebut saja penyakit bawaan <em>coarctasio aorte</em>, di mana pembuluh darah besar dari jantung menyempit sehingga tekanan darah bagian atas tinggi, sedangkan bagian bawahnya rendah. Ada pula radang ginjal yang dipicu oleh tingginya kadar garam dalam tubuh. Juga <em>takayashu</em>, yakni penyempitan pembuluh darah sebelah kanan atau kiri karena radang atau TBC.

Anak yang lahir prematur juga lebih berpotensi menderita penyakit ini. Sebab, anak tersebut lahir pada saat pembentukan organ dalamnya belum begitu sempurna. Misalnya, pada bayi prematur pembentukan ginjal belum optimal. Akhirnya ginjal bekerja lebih keras dan menyebabkan rentannya hipertensi.

Sayangnya, orangtua belum banyak yang mengetahui kondisi ini. Alhasil, mereka cenderung menganggap sepele pemeriksaan darah pada anak-anak. Pemeriksaan tekanan darah pun baru dilakukan saat anak memasuki masa remaja. Namun, bagi orangtua yang memiliki riwayat hipertensi, Suhardjono menyarankan agar dilakukan pemeriksaan tekanan darah pada anak sejak dini. Perlu diketahui, tekanan darah normal pada anak sekitar 105/95.

Untuk menghindari penyakit ini, tidak lain tidak bukan adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Pilih makanan yang bergizi untuk anak dan sebaiknya hindari makanan yang mengandung bumbu instan dan garam. Jangan pula membiasakan anak mengonsumsi makanan cepat saji. Sebaliknya, kenalkan anak pada manfaat buah dan sayur.
<strong>(tty)</strong>

</div>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/06/01/hah-hipertensi-picu-impotensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Rencana Strategis Nasional Flu Burung</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/31/10-rencana-strategis-nasional-flu-burung/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/31/10-rencana-strategis-nasional-flu-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 May 2012 09:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[flu burung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sehatnews.com/2012/05/31/10-rencana-strategis-nasional-flu-burung/</guid>
		<description><![CDATA[&#13;
										&#13;
					Guna mengantisipasi potensi pandemik flu burung, Indonesia telah mengembangkan 10 Rencana Strategis Nasional Flu Burung (FB). 
Kesepuluh strategi tersebut antara lain Pengendalian highly pathogenic avian influenza (HPAI) pada...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/31/10-rencana-strategis-nasional-flu-burung/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="post-entry">
Guna mengantisipasi potensi pandemik flu burung, Indonesia telah mengembangkan 10 Rencana Strategis Nasional Flu Burung (FB).

Kesepuluh strategi tersebut antara lain Pengendalian highly pathogenic avian influenza (HPAI) pada hewan; Manajemen kasus FB pada manusia, Perlindungan kelompok risiko tinggi; Surveilans epidemiologi pada hewan dan manusia; Restrukturisasi sistem industri perunggasan; Komunikasi risiko, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat; Penguatan dukungan peraturan; Peningkatan kapasitas; Penelitian kaji tindak; serta Monitoring dan evaluasi.

Menurut Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Kemenkes RI, dr. Rita Kusriastuti, MSc, Uni Eropa mendukung Indonesia dalam melaksanakan rencana strategis nasional untuk FB selama kurun waktu 2007-2011.

Mereka mendukung Program Implementing the National Strategic Plan for Avian Influenza (INSPAI) yang berfokus pada penguatan manajemen kasus dan pengendalian infeksi, surveilans, program pasar sehat dan komunikasi risiko, serta meningkatkan pemahaman tentang FB melalui penelitian.

Keberhasilan program INSPAI antara lain berupa pengembangan 10 ruang isolasi tekanan negatif di 10 RS rujukan FB di Indonesia; program beasiswa Field Epidemiology Training Programme (FETP) bagi 73 petugas kesehatan; percontohan pasar sehat atau Health Food Market (HFM) di 10 lokasi, peningkatan kapasitas melalui pelatihan deteksi dini kasus flu burung bagi 14.500 tenaga kesehatan; pelatihan penanganan kejadian luar biasa bagi 200 petugas surveilans; dan pembiayaan 12 proyek penelitian  memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman epidemiologi, spektrum klinis dan molekul genetik virus H5N1.

&nbsp;

</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/31/10-rencana-strategis-nasional-flu-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Flu Burung pada Manusia Berpotensi KLB dan Pandemik</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/31/flu-burung-pada-manusia-berpotensi-klb-dan-pandemik/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/31/flu-burung-pada-manusia-berpotensi-klb-dan-pandemik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 May 2012 09:34:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[flu burung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sehatnews.com/2012/05/31/flu-burung-pada-manusia-berpotensi-klb-dan-pandemik/</guid>
		<description><![CDATA[&#13;
										&#13;
					Flu Burung (FB) pada manusia adalah penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) dan pandemik. Sejak dilaporkan pertama kali pada Juli 2005, jumlah kumulatif kasus FB mencapai 189 dengan 157 kematian. Sement...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/31/flu-burung-pada-manusia-berpotensi-klb-dan-pandemik/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="post-entry">
Flu Burung (FB) pada manusia adalah penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) dan pandemik.Sejak dilaporkan pertama kali pada Juli 2005, jumlah kumulatif kasus FB mencapai 189 dengan 157 kematian. Sementara itu, selama Januari – Mei 2012, jumlah kasus FB yang dilaporkan sebanyak 6 kasus dengan 6 kematian. Tahun ini, provinsi Bengkulu dan NTB melaporkan adanya kasus FB pada manusia.

Demikian disampaikan Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Kemenkes RI, dr. Rita Kusriastuti, MSc,  dalam presentasinya pada Kegiatan Diseminasi Hasil Pembelajaran Implementing The National Strategic Plan for Avian Influenza (INSPAI) in Framework for Pandemic Preparedness, Senin (28/5/2012).

Hadir dalam acara tersebut perwakilan WHO Indonesia, dr. Graham Tallis; perwakilan Uni Eropa, Colin Crooks; Sekretaris Komisi Nasional Zoonosis, dr. Emil Agustiono; para Pejabat Eselon II Kemenkes RI, serta undangan yang merupakan perwakilan dari Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah, juga para dokter klinik swasta dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Menurut Rita, kontak langsung dengan unggas sakit/mati merupakan faktor risiko terbesar penularan FB  (45%), namun saat ini kontak tidak langsung atau kontak dengan lingkungan (41%) yang tercemar virus FBjuga perlu menjadi perhatian.

“Kontak tidak langsung dapat terjadi di pasar tradisional, pasar unggas, lingkungan pemukiman dimana pernah terjadi kematian unggas akibat avian influenza (AI), pemakai pupuk kandang yang berasal dari kotoran unggas, lingkungan yang tercemar akibat transportasi unggas atau pembuangan unggas mati yang tidak pada tempatnya”, tambah dr. Rita Kusriastuti.

&nbsp;

</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/31/flu-burung-pada-manusia-berpotensi-klb-dan-pandemik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ingatan Bisa Kacau Kalau Terus-terusan Kunyah Permen Karet</title>
		<link>https://infeksi.com/2012/05/29/ingatan-bisa-kacau-kalau-terus-terusan-kunyah-permen-karet/</link>
		<comments>https://infeksi.com/2012/05/29/ingatan-bisa-kacau-kalau-terus-terusan-kunyah-permen-karet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 May 2012 12:07:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[berita]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590272/s/1fce9140/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A50C290C190A20A70C19277950C7630Cingatan0Ebisa0Ekacau0Ekalau0Eterus0Eterusan0Ekunyah0Epermen0Ekaret/story01.htm</guid>
		<description><![CDATA[
		
		
		Selasa, 29/05/2012 19:02 WIB 				AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
		
        

		Jakarta, Mengunyah permen karet terkadang bisa mengatasi rasa kantuk, sehingga otak bisa lebih konsentrasi dalam mengerjakan atau mengingat sesuatu. Namun seba...<p class="more-link-p"><a class="more-link" href="https://infeksi.com/2012/05/29/ingatan-bisa-kacau-kalau-terus-terusan-kunyah-permen-karet/">Read more &#8594;</a></p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="isiberita">

<span class="date">Selasa, 29/05/2012 19:02 WIB </span>

<span class="reporter"><strong>AN Uyung Pramudiarja</strong> - detikHealth</span>

<strong>Jakarta,</strong>Mengunyah permen karet terkadang bisa mengatasi rasa kantuk, sehingga otak bisa lebih konsentrasi dalam mengerjakan atau mengingat sesuatu. Namun sebaiknya jangan berlebihan, karena ingatan malah kacau kalau terus-terusan mengunyah.

Beberapa waktu yang lalu, sebuah penelitian membuktikan bahwa otak bisa bekerja dengan lebih baik jika seseorang siswa <span><a href="http://health.detik.com/read/2011/12/04/100332/1781975/763/kunyah-permen-karet-jelang-ujian-bikin-kerja-otak-lebih-baik"><span><strong>mengunyah permen karet</strong></span></a></span> sebelum masuk ruang ujian. Kegiatan mengunyah yang hanya dilakukan selama 5 menit itu terbukti bisa memperbaiki hasil ujian.

Namun sepertinya efek ini tidak akan didapatkan jika terlalu lama mengunyah, apalagi kalau dilakukan terus-terusan sepanjang hari. Menurut penelitian terbaru di Cardiff University, terus-terusan mengunyah permen karet malah bisa mengacaukan otak sehingga gampang lupa.

Menurut para peneliti, terganggunya fungsi ingatan disebabkan oleh gerakan rahang dan bibir yang selalu konstan selama mengunyah permen karet. Seperti halnya mengetuk-ngetukkan jari atau menghentak-hentakkan kaki, mengunyah juga bisa merusak konsentrasi.

Dampak yang paling gampang dirasakan adalah kesulitan untuk mengingat deretan kata. Para peneliti mengujinya dengan memperdengarkan 7 kata secara beruntun, lalu partisipan diminta mengingat dan mengulang kata-kata tersebut dalam waktu 10 menit.

Partisipan yang sedang mengunyah permen karet saat deretan kata itu diperdengarkan cenderung sulit mengingat kata-kata tersebut. Sebaliknya yang tidak sedang mengunyah, jumlah kata yang bisa diingat dan disebutkan ulang dengna benar cenderung lebih banyak.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan mengunyah permen karet mengganggu fungsi ingatan jangka pendek. Dikutip dari <em>MSNBC</em>, Selasa (29/5/2012), gangguan fungsi ingatan termasuk berat jika sampai tidak bisa mengingat dengan benar ketujuh kata tersebut.

(<strong>up/ir</strong>)

<!-- baca ini juga-->
<!--end baca ini juga-->

&nbsp;

</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://infeksi.com/2012/05/29/ingatan-bisa-kacau-kalau-terus-terusan-kunyah-permen-karet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
