Hari Kesehatan Dunia Fokus pada Lansia

Populasi lansia (orang lanjut usia) di Indonesia terus berkembang. Kondisi ini dikhawatirkan akan meningkatkan angka beban ketergantungan atau dependency ratio. Karena itu, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 43 tahun 2004 tentang Pelaksanaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Lanjut Usia. Pelayanan tersebut mencakup pertama pelayanan keagamaan, mental, spiritual, kedua pelayanan kesehatan dan pelayanan umum, dan ketiga kemudahan dalam penggunaan fasilitas umum bagi lansia. “Hari Kesehatan Sedunia merupakan kesempatan untuk memulai aksi bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melindungi masyarakat dari berbagai masalah kesehatan, dan mencari solusi yang tepat dan bermanfaat dari berbagai masalah kesehatan,” ujar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih saat memberi sambutan pada puncak acara Hari Kesehatan Sedunia ke-64 di Gedung Prof. Sujudi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (17/4). Terkait dengan program itu pula, puncak Hari Kesehatan Sedunia ke-64 yang diselenggarakan di Gedung Prof. Sujudi di Kantor Kementerian Kesehatan Jakarta juga diisi dengan seminar bertopik seputar masa tua seperti “mempersiapkan masa tua yang sehat, mandiri dan aktif”, “gaya hidup sehat sepanjang kehidupan”, “faktor kunci menjadikan penuaan positif”, “masuk kerja sehat, pensiunan sehat”, “mendukung pemberdayaan lansia berarti investasi bagi kehidupan kaum muda”, “lansia, kesempatan kedua dalam pemberdayaan keluarga, masyarakat negara”, “menuju masyarakat ramah lansia melalui hubungan antar generasi” Semua disampaikan oleh para pembicara yang ahli di bidangnya masing-masing seperti Guru Besar Univ. Atmajaya Prof. Dr. Irwanto, Komisi Kesehatan Dewan Riset Nasional (Kemenristek) Prof. Dr. Suhartono Taat Putra dr. MS, President of CMAAO (The Confederation of Medical Association in Asia and Oceania) Dr. dr. Fachmi Idris M.Kes, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga DR. Adyaksa Dault,  Master Taichi Indonesia Jusuf Sutanto, Guru Besar IPB dan Anggota Komisi Nasional Lansia Prof. Dr. drh. Clara Meliyanti Kusharto, M.Sc serta dari Indonesia Research on ageing population network Universitas Trisakti dan Tim Pakar Komnas Lansia Dr. dr. RM Nugroho Abikusno, M.Sc,. Peringatan Hari Kesehatan Sedunia merupakan momentum bagi para pimpinan negara di dunia bersama seluruh lapisan masyarakat untuk fokus pada tantangan kesehatan yang berdampak global, khususnya masalah kesehatan baru dan masalah kesehatan yang mengemuka atau new and emerging health issues. Topik Hari Kesehatan Se-dunia tahun 2012 kali ini adalah “Ageing and Health” atau “Penuaan dan Kesehatan” dengan tema “Good health adds life to years” yang berarti Kesehatan yang baik memperpanjang usia dan kehidupan. Tema tersebut memberikan pesan, bahwa kesehatan yang baik sepanjang hidup dapat membantu para lanjut usia menjalani hidup secara produktif dan tetap menjadi sumber daya keluarga dan masyarakat. Sementara itu, kepedulian terhadap proses penuaan adalah kepedulian seseorang sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok masyarakat tanpa memandang dimana posisi seseorang dalam masyarakat. Sedangkan pada Tingkat Nasional dipilih tema Menuju tua, sehat, mandiri, dan produktif yang mengandung pesan agar para lanjut usia menerapkan gaya hidup sehat, terlibat dan berkontribusi pada kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, pelayanan kesehatan dan lingkungan serta fasilitas pelayanan publik yang ramah lansia harus merupakan agenda dan menjadi prioritas pembangunan.